Kembali ke BlogArtikel

Apa Itu Higiene Air? Pengertian, Prinsip, dan Perannya dalam Menjaga Kualitas Air

A
Admin UserAuthor
7 Agustus 2026
4 menit baca
Apa Itu Higiene Air? Pengertian, Prinsip, dan Perannya dalam Menjaga Kualitas Air

"Higiene air adalah praktik menjaga kebersihan dalam penggunaan, penyimpanan, penanganan, dan pemanfaatan air untuk membantu mempertahankan kualitas air serta mengurangi risiko kontaminasi. Higiene air berfokus pada perilaku dan praktik sehari-hari, sedangkan sanitasi air lebih menekankan pengelolaan sistem dan lingkungan."

Menjaga kualitas air tidak hanya bergantung pada teknologi atau sistem penyediaan air. Cara masyarakat menggunakan, menyimpan, dan menangani air juga memiliki peran yang sangat penting. Inilah yang menjadi bagian dari konsep higiene air. Higiene air menekankan pentingnya kebiasaan sehari-hari yang membantu menjaga air tetap bersih selama digunakan. Meskipun sering disebut bersamaan dengan sanitasi, higiene memiliki fokus yang berbeda dan saling melengkapi.

Insight: Sistem penyediaan air yang baik tetap memerlukan praktik higiene yang benar agar kualitas air dapat dipertahankan hingga digunakan.

Apa Itu Higiene Air?

Higiene air adalah serangkaian praktik kebersihan yang diterapkan dalam penggunaan dan penanganan air.

Ruang lingkup higiene air meliputi:

·      Cara mengambil air.

·      Cara menyimpan air.

·      Cara menggunakan air.

·      Kebersihan wadah penyimpanan.

·      Pencegahan kontaminasi selama penggunaan.

Tujuan utamanya adalah membantu menjaga kualitas air selama proses penggunaan sehari-hari.

Prinsip Dasar Higiene Air

Beberapa prinsip higiene air meliputi:

Menjaga Kebersihan Wadah

Wadah penyimpanan air perlu dijaga kebersihannya agar tidak menjadi sumber kontaminasi.

Menghindari Kontaminasi Silang

Air yang telah disimpan sebaiknya terlindung dari masuknya benda asing, kotoran, maupun sumber pencemaran lainnya.

Penanganan Air yang Tepat

Cara mengambil dan menggunakan air perlu dilakukan dengan memperhatikan kebersihan peralatan yang digunakan.

Kebiasaan yang Konsisten

Higiene air merupakan praktik yang perlu dilakukan secara rutin, bukan hanya sesekali.

Perbedaan Higiene Air dan Sanitasi Air

Walaupun sering digunakan secara bersamaan, keduanya memiliki fokus yang berbeda.

Higiene Air

Berfokus pada perilaku, kebiasaan, dan praktik individu dalam menjaga kebersihan air selama digunakan.

Sanitasi Air

Berfokus pada pengelolaan sistem, lingkungan, dan infrastruktur untuk menjaga kualitas air.

Hubungan Keduanya

Higiene dan sanitasi saling melengkapi dalam mendukung pengelolaan air yang lebih baik.

Faktor yang Memengaruhi Higiene Air

Penerapan higiene air dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan individu hingga kondisi fasilitas yang digunakan. Seluruh faktor tersebut saling mendukung dalam membantu menjaga kualitas air selama penyimpanan dan penggunaan.

Kebersihan Wadah Penyimpanan

Wadah air yang dibersihkan secara rutin membantu mengurangi penumpukan kotoran, endapan, maupun biofilm yang dapat memengaruhi kualitas air.

Cara Mengambil Air

Peralatan yang digunakan untuk mengambil air sebaiknya dalam kondisi bersih agar tidak menjadi sumber kontaminasi silang.

Kondisi Lingkungan

Area di sekitar tempat penyimpanan air yang bersih dan terawat membantu mengurangi risiko masuknya debu, kotoran, atau bahan pencemar ke dalam air.

Kebiasaan Pengguna

Praktik penggunaan air sehari-hari, seperti menutup wadah setelah digunakan atau menjaga kebersihan tangan saat menangani air, merupakan bagian dari higiene air.

Insight: Higiene air tidak bergantung pada satu tindakan saja. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu mempertahankan kualitas air selama digunakan.

Cara Menerapkan Higiene Air di Rumah

Penerapan higiene air dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara rutin.

Membersihkan Wadah Air

Lakukan pembersihan wadah penyimpanan sesuai jadwal agar tetap dalam kondisi bersih.

Menggunakan Peralatan yang Bersih

Gayung, keran, ember, maupun peralatan lain yang bersentuhan dengan air perlu dijaga kebersihannya.

Menutup Wadah Penyimpanan

Menutup tandon atau wadah air membantu mengurangi risiko masuknya debu, serangga, dan benda asing.

Memantau Kondisi Air

Perhatikan perubahan warna, bau, atau kekeruhan sebagai bagian dari pemantauan rutin terhadap kondisi air.

Expert Tip: Higiene air paling efektif bila menjadi kebiasaan sehari-hari. Perawatan sederhana yang dilakukan secara konsisten umumnya lebih baik daripada pembersihan yang hanya dilakukan ketika muncul masalah.

Kesalahan yang Sering Dilakukan

Jarang Membersihkan Wadah Air

Wadah yang tidak dibersihkan secara berkala dapat menjadi tempat penumpukan endapan dan biofilm.

Menggunakan Peralatan yang Kotor

Peralatan yang tidak bersih dapat memengaruhi kualitas air saat digunakan.

Membiarkan Wadah Terbuka

Wadah yang terbuka lebih mudah terpapar debu, serangga, maupun kontaminan dari lingkungan sekitar.

Mengabaikan Kebersihan Area Penyimpanan

Lingkungan yang kotor di sekitar tandon atau tempat penyimpanan dapat meningkatkan risiko pencemaran.



Referensi

1. World Health Organization (WHO). Guidelines for Drinking-water Quality, Fourth Edition, incorporating the first and second addenda.

2. World Health Organization (WHO). Water Safety Plan Manual.

3. UNICEF & WHO. Progress on Household Drinking Water, Sanitation and Hygiene.

4. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Healthy Water.

5. United States Environmental Protection Agency (EPA). Ground Water and Drinking Water.

6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan PP Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan.



Higiene air merupakan praktik menjaga kebersihan dalam penyimpanan, penanganan, dan penggunaan air agar kualitasnya tetap terpelihara selama digunakan.

Berbeda dengan sanitasi yang berfokus pada sistem dan lingkungan, higiene menekankan pentingnya perilaku sehari-hari dalam mencegah kontaminasi.

Melalui kebiasaan sederhana seperti membersihkan wadah penyimpanan, menggunakan peralatan yang bersih, menutup tandon, dan memantau kondisi air secara rutin, setiap orang dapat berkontribusi dalam menjaga kualitas air di rumah maupun di lingkungan sekitarnya. Higiene air yang diterapkan secara konsisten menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung kesehatan masyarakat dan pengelolaan air yang berkelanjutan.

Aquapress berkomitmen menyediakan informasi berbasis referensi ilmiah mengenai kualitas air, sanitasi, dan pengelolaan air rumah tangga agar masyarakat Indonesia semakin memahami pentingnya higiene air sebagai bagian dari kehidupan yang sehat dan aman.

Topik Terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pemakaian Aquapress tergantung kondisi air, disarankan pertama kali yaitu 2 tablet untuk 1 kubik (1000 liter) air. Selanjutnya untuk pemeliharaan harian cukup 1 tablet sehari.